ANALISIS RASIO LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS DALAM MENILAI KESEHATAN KEUANGAN PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK PERIODE 2023–2025
INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.47902/jshi.v5i2.492Abstract
Perkembangan industry perbankan syariah yang semakin pesat menuntut setiap bank untuk mampu menjaga kinerja keuangan yang sehat dan berkelanjutan. Analisis rasio keuangan merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menilai tingkat kesehatan bank, khususnya melalui aspek likuiditas yang diukur dengan Financing to Deposit Ratio (FDR) serta rasio profitabilitas yang di ukur dengan menggunakan BOPO,ROA ROE. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Bank Syariah Indonesia periode 2023-2025 berdasarkan rasio likuiditas dan profitabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan Bank Syariah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan Bank Syariah Indonesia berada pada kondisi yang sehat dan relative stabil. Nilai FDR berada pada kisaran 81,73%-84,97%, yang mencerminkan kemampuan bank dalam menjaga likuiditas sekaligus mengoptimalkan fungsi intermediasi. Dari sis profitabilitas, BOPO,ROA, ROE menunjukkan kinerja yang baik, dengan pencapaian terbaik pada tahun 2024 yang ditandai oleh BOPO sebesar 69,93%, ROA sebesar 2,49%, dan ROE sebesar 17,77%. Secara keseluruhan Bank Syariah Indonesia mampu mempertahankan likuiditas dan profitabilitas yang baik sehingga mencerminkan kondisi keuangan yang sehat serta memiliki prospek pertumbuhan yang berkelanjutan.
Kata kunci: Kinerja keuangan, Rasio likuiditas, Rasio profitabilitas, Bank Syariah Indonesia