Maqāṣid al-Syarī ‘ah dan Ketahanan Keluarga Berbasis Komunitas: Peran Muhammadiyah dan NU di Perkotaan Indonesia

Authors

  • Khoirurrizal UIN Jurai Siwo Lampung
  • Afnan Luthfi STIQ Al-Mutazam

DOI:

https://doi.org/10.47902/jshi.v4i1.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi masyarakat Islam, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), dalam membangun ketahanan keluarga berbasis komunitas di Kota Metro, Indonesia, melalui perspektif maqāṣid al-syarī‘ah. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aisyiyah (organisasi perempuan Muhammadiyah) dan Muslimat NU berkontribusi signifikan dalam penguatan keluarga melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan spiritualitas. Kelima prinsip utama maqāṣid—ḥifẓ al-dīn, al-nafs, al-‘aql, al-nasl, dan al-māl—teraktualisasi secara kontekstual melalui berbagai program berbasis komunitas. Muhammadiyah menggunakan pendekatan institusional dan struktural, sedangkan NU menekankan pendekatan kultural dan partisipatif. Keduanya menunjukkan bahwa ormas Islam dapat menjadi aktor sosial yang efektif dalam membangun ketahanan keluarga Muslim urban yang inklusif dan adaptif terhadap dinamika global. Temuan ini memiliki implikasi teoritis dalam perluasan maqāṣid sebagai kerangka aksi sosial, serta implikasi praktis bagi kebijakan penguatan keluarga dan pemberdayaan komunitas di wilayah urban Muslim.

Kata kunci: fiqih dinamis, hukum Islam, istinbath kontekstual, Jasser Auda, maqasid al-shariah, pendekatan sistemik.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Khoirurrizal, & Afnan Luthfi. (2025). Maqāṣid al-Syarī ‘ah dan Ketahanan Keluarga Berbasis Komunitas: Peran Muhammadiyah dan NU di Perkotaan Indonesia. JSHI: Jurnal Syariah Hukum Islam, 4(1), 39–52. https://doi.org/10.47902/jshi.v4i1.418