TRADISI NGANGGONG DI BANGKA: INTERPRETASI NILAI-NILAI SUNNAH DAN SOSIAL

Authors

  • Muhamad adamalik UIN Raden Fatah Palembang
  • Ayu Maharani Uiversitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

Shodaqah; Tradisi Nganggong; Ukhuwah Islamiyah

Abstract

Tradisi nganggong merupakan praktik budaya keagamaan masyarakat Desa Kemuja yang dilakukan secara kolektif dengan membawa dulang berisi makanan ke masjid atau rumah warga pada berbagai momentum keagamaan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan sejarah, bentuk pelaksanaan, serta pandangan masyarakat dan ulama terhadap tradisi nganggong, sekaligus menganalisisnya sebagai bentuk living hadis yang merepresentasikan internalisasi nilai-nilai sunnah dalam budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi nganggong merupakan hasil akulturasi antara ajaran Islam dan budaya lokal yang diwariskan oleh Syekh Abdurrahman Siddiq. Tradisi ini mencerminkan nilai shodaqoh, ukhuwah Islamiyah, ta‘awun, dan silaturrahmi yang memperkuat solidaritas sosial masyarakat. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan konsep living hadis sebagai pendekatan kontekstual yang menunjukkan bagaimana nilai-nilai hadis dapat hidup dan bertransformasi dalam praktik sosial keagamaan masyarakat.

References

Adil, Muhammad. Perspektif Fikih Lingkungan dalam Undang-Undang Simbur Cahaya Sebagai Kontribusi Konsep Kebun Raya Sriwijayasumatera Selatan. Palembang: Rafah Press, 2018.

Bakri, Asafri Jaya. Konsep Maqashid Syari’ah Menurut Al Syatibi. Jakarta: PT. RajaGranfindo Persada, 1996.

Erviana, Ria. “Peranan Syaikh Abdurrahman Siddik Dalam Mengembangkan Agama Islam di Bangka Tahun 1898-1909 M.” Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, 2011.

Ferianda, Agung, Ferdiana Ferdiana, dan Herwan Herwan. “Kearifan Lokal melalui Makna Nganggung Sepintu Sedulang sebagai City Branding Kabupaten Bangka.” Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis 7, no. 2 (2022): 163–76. https://doi.org/10.36914/jikb.v7i2.669.

Ibrahim, Duski. Al-Qawa’id Al-Maqashidiyah: Kaidah-Kaidah Maqashid. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2019.

Ismail bin Ibrahim Al Bukhari. Shahih Bukhari. Ibda’, 2020.

M. Mansyur, Muhammad, Muhammad Yusuf, Mustaqim, Suryadi, M. Al Fatih Suryadilaga, Nurun Najwah. Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis. Yogyakarta: Teras, 2007.

Maryamah, Maryamah, Aisyah Safitri, Hanum Salsa Bella, dan Rini Sabina. “Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam Pada Tradisi Nganggung di Bangka Belitung.” Jurnal Pendidikan Indonesia 4, no. 10 (2023): 1134–47. https://doi.org/10.59141/japendi.v4i10.2251.

Masrin, Suryan. Naskah Kitab Permulaan Sembahyang. Jakarta: Perpusnas Press, 2024.

Membara, Tirai, dan Fazrul Sandi Purnomo. “Makna Simbolik Tradisi Rebo Kasan Di Desa Air Nyatoh Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat.” Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan 10, no. 1 (2024): 548–67. https://doi.org/10.32923/edugama.v10i1.4320.

Muhajirin, Panorama maya. Pendekatan Praktis: Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Idea Press, 2017.

Nadhiran, Hedhri. Epistemologi Kritik Hadis (menggagas paradigma integrasi-interkoneksi dalam uji otentisitas hadis). Palembang: Noer FIkri Offset, 2021.

Rahman, Fatchur. Ikhtisar Musthalahul Hadits. Bandung: PT. Alma’arif, 1974.

Romli. Pengantar Ilmu Ushul Fiqh (Metodologi Penetapan Hukum Islam). Jakarta: prenadamedia Groub, 2019.

Sulaiman, Rusydi. Kemuja: “Serambi Makkah untuk Peradaban Dunia.” Bangka Belitung: Madania Ceter Press, 2022.

———. Mengenal Pondok Pesantren Al-Islam Kemuja: Mendobarat Bangka Kep. Bangka Belitung. Pustaka Fahema, 2016.

Sulaiman, Rusydi, Ibrahim, Muhammad Qomaruddin Ridwan, Ahmad Afnan Anshori, dan Alfan Shidqon. “The Symbol of Acculturation and Islamic Unity in Nganggung Tradition of Bangka: An Integration of Maqāṣid asy-Syarī’ah with Local Wisdom.” Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial 19, no. 2 (2024): 356–83. https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v19i2.14923.

Suparta. “Implementasi Nganggung Dan Implikasinya Terhadap Solidaritas Umat Di Desa Kace Kecematan Mendo Barat Kabupaten Bangka.” Taushiyah 11, no. 1 (2016): 46–67.

Tirmidzi, Abu Isa. Sunan At Tirmidzi, No Hadis 2499. Jakarta: Ad darul Amiyah, 2020.

Waluyo, Muhamad Edy. “Nilai-Nilai Dan Makna Simbolik Tradisi Nganggung Di Desa Petaling Propinsi Kepulauan Bangka Belitung.” Sabda : Jurnal Kajian Kebudayaan 10, no. 1 (2017): 1. https://doi.org/10.14710/sabda.v10i1.13306.

yahya bin syaraf an nawawi. Syarah Shahih Muslim. Al Azhar: Syarikatul Qudus lin-Nashri wa at-Tawziʿ, 2016.

Yusuf Al Qaradhawi. Islam Agama Ramah Lingkungan. Jakarta Timur: Pustaka Al Kautsar, 2001.

Zulkifli. Kontinuitas Islam Tradisional di Bangka. Shiddiq Press. Vol. 3. Bangka: Shiddiq Press, 2015.

Downloads

Published

30-06-2024

How to Cite

adamalik, M., & Ayu Maharani. (2024). TRADISI NGANGGONG DI BANGKA: INTERPRETASI NILAI-NILAI SUNNAH DAN SOSIAL. Al-Akmal: Jurnal Studi Islam, 3(1), 34–45. Retrieved from https://journal.iaidalampung.ac.id/index.php/al-akmal/article/view/481