Etika Komunikasi Perspektif Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.47902/al-akmal.v4i1.421Keywords:
Etika, Komunikasi, Komunikasi Islam, Al-Qur’anAbstract
Komunikasi merupakan aspek dasar yang penting dalam kehidupan manusia. Dikarenakan setiap gerak dan langkah manusia lekat dengan adanya proses komunikasi. Adanya komunikasi dapat berjalan dengan baik tentunya menggunakan etika didalamnya agar informasi dapat disampaikan dan diterima dengan baik. Islam juga menempatkan komunikasi sebagai hal yang penting dalam beribadah. Komunikasi dalam Islam yakni komunikasi yang ber-akhlak al-karimah atau beretika, yang bersumber kepada Al-Qur’an dan Hadis. Komunikasi merupakan upaya berkomunikasi dengan sesame manusia (hablumminannas), dengan Tuhannya (hablumminallah), dan dengan alam semesta (hablumminalalam). Adapun penelitian ini termasuk penelitian pustaka (library research), dengan menggunakan metode observasi dan literatur. Adanya penelitian ini diharapkan dapat menjelaskan terkait etika komuniaksi menurut pandangan ajaran Agama Islam, agar memiliki manfaat ketika melakukan proses komunikasi baik secara personal, kelompok maupun organisasi tetap berdasar pada Al-Qur’an dan Hadis. Dalam penelitian ini dijelaskan etika dalam komunikasi yang sesuai dengan ayat-ayat Al-Qur’an yakni: menjaga ucapan, sopan santun, efektif dan efisien serta saling menghargai. Adapun secara prinsip gaya bicara, komunikasi mencakup enam hal yakni: qaulan sadidan, qaulan baligha, qaulan ma’rufan, qaulan karima, qaulan layyina dan qaulan maysura.
References
Adeni, M Mudhofi. (2022). How to Communicate Islam via New Media? Some Lessons From The Quraish Shihab Podcast. INJECT (Interdisciplinary Journal of … 7. no. 2: 127–39. https://doi.org/10.18326/inject.v7i2.127-140, h. 129.
Abuddin Nata. (2010). Akhlak Tasawuf. Jakarta: Rajawali Pers.
Achmad Charris Zubair. (1980). Kuliah Etika. Jakarta: Rajawali Per., h. 13.
Ahmad Nurrohim. (2016). Antara Kesehatan Mental Dan Pendidikan Karakter: Pandangan Keislaman Terintegrasi, Attarbiyah: Journal of Islamic Culture and Education I. no. 2: 273–302.
Anisa, Nur, I.S., Ahmad, N., Asda, A., Fathimah, S. A., Ammar, M. J., Tiffani, Lovely., M. Syahidul, H. (2024). Etika Komunikasi Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Komunikasi di Zaman Modern. Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Vol. 4. No. 2. Juli-Desember.
Cangara. (2009). Komunikasi Politik. Konsep, Teori dan Strategi. Jakarta: Raja Grafindo Persada. h. 18.
Deddy Mulyana. (2007). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Rosdakarya. h. 67.
Effendy. (2003). Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti. h. 30.
Jalaluddin Rakhmat. (1994). Islam Aktual: Refleksi Seorang Cendekiawan Muslim. Bandung: Mizan. h. 76-87
Mohammad Recoba, Nur Maghfirah Aesthetika. (2022). Kebohongan Antarpribadi Di Era Self-Media. Jurnal Komunikasi Dan Teknologi Informasi 14. no. 2: 215–35.
Muhardisyah. (2017). ETIKA KOMUNIKASI DALAM PERSFEKTIF ISLAM, Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam 1. no. 1: 1–20, https://doi.org/https://dx.doi.org/10.22373/jp.v1i1.1987, h. 6.
Muis dan Abdul Andi. (2001). Komunikasi Islami. Bandung: Remaja Rosdakarya. h. 5-9.
Muslimah. (2016). Etika Komunikasi dalam Perspektif Islam, Jurnal Sosial Budaya. Vol. 13, No. 2. Desember.
Nur Marwah. (2021). Etika Komunikasi Islam. Al-Din: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan. Vol. 7. No. 1. https://doi.org/10.35673/ajdsk.v7i1.1704.
Onong Uchjana Efendi. (1992). Dinamika Komunikasi. Cet. II. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. h. 4-5.
Ruth Uli Sefanya, Yovi Bathesta. (2020). Strategi Komunikasi Dalam Melakukan Business Recovery Antara Agensi Public Relations Dengan Startup Digital. Jurnal Komunikasi Dan Teknologi Informasi 12. no. 2: 98–107.
Syawal K. P., Erwin, H., Arifuddin, A. (2023). Etika Berkomunikasi Dalam Presfektif Hadis. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial 2, no. 2. h. 83.
Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia. (1990). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Usamah, A., Andri Nirwana, AN., Ainur, R., Alfiyatul, A., Yeti, D., A. Nurrohim. (2024). Perdebatan Kategori Ayat Dakwah Qs. Ali Imran Ayat 64 Antara Buya Hamka Dan Mufassir Nusantara. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies 7. no. 1: 189–206, https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v7i1.927.Debate, h. 194
Wahbah Zuhaily. (1991). Tafsir Munir. Beirut: Dar al-Fikr. h. 260.
Wahidah Suryani. (2022). Etika Komunikasi Dalam Islam. Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam 1. no. 2: 22–37. h. 26.
Wahyu Ilahi, MA. (2010). Komunikasi Dakwah. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. h. 187.
Zaenal Muti’in Bahaf. (2009). Filsafat Umum. Serang: Keiysa Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.